Strategi Indo-Pasifik A.S. untuk membangun koneksi di dalam dan di sekitar kawasan

Strategi Indo-Pasifik A.S. untuk membangun koneksi di dalam dan di sekitar kawasan

Staf FORUM

Membangun kemampuan kolektif merupakan kunci untuk memberdayakan A.S. dan mitra Indo-Pasifiknya saat mereka beradaptasi dalam mengatasi tantangan yang sedang berkembang dan meraih peluang guna mempertahankan Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka. Strategi Indo-Pasifik A.S., yang diperbarui pada Februari 2022, berjanji untuk memenuhi kebutuhan ini melalui memperluas dan memperdalam koalisi negara-negara yang berpandangan serupa di kawasan ini, memperkuat kemitraan yang sedang berkembang, dan membangun koneksi di dalam dan di sekitar Indo-Pasifik.

“Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka hanya dapat dicapai jika kita membangun kemampuan kolektif bagi era baru; tindakan bersama sekarang menjadi kebutuhan strategis,” demikian menurut Strategi Indo-Pasifik A.S. “Aliansi, organisasi, dan aturan yang telah dibantu dibangun oleh Amerika Serikat dan mitra kita harus disesuaikan; ketika diperlukan, kita harus memperbaruinya secara bersama-sama. Kita akan mengupayakan tercapainya upaya ini melalui kisi-kisi koalisi yang tangguh dan saling memperkuat.”

A.S. berniat untuk berfokus terlebih dahulu pada cara-cara inovatif untuk bekerja sama dengan aliansi dan kemitraan terdekatnya. Selain memperdalam aliansi perjanjian regionalnya sendiri, A.S. akan mendorong sekutu dan mitra untuk memperkuat hubungan mereka sendiri dengan satu sama lain. “Kita akan mendukung dan memberdayakan sekutu dan mitra saat mereka mengambil peran kepemimpinan regional mereka sendiri, dan kita akan bekerja sama dalam pengelompokan fleksibel yang menyatukan kekuatan kolektif kita untuk menghadapi masalah yang dianggap paling penting dalam era kita.”

Kolaborasi penting untuk mengatasi masalah yang dianggap paling penting ini adalah Dialog Keamanan Kuadrilateral, atau Quad, yang mencakup Australia, India, Jepang, dan A.S. Kerja sama Quad mencakup kesehatan global, perubahan iklim, teknologi yang sedang berkembang dan kritis, infrastruktur, siber, pendidikan, dan energi bersih.

Strategi Indo-Pasifik A.S. juga menyoroti hubungan A.S. dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). A.S. berjanji untuk bekerja sama dengan ASEAN guna membangun keterandalannya sebagai lembaga regional terkemuka dan menjajaki peluang bagi ASEAN untuk bekerja sama dengan Quad.

“Ikatan kita tidak hanya menghubungkan pemerintah kita, tetapi menjembatani rakyat kita,” ungkap Strategi Indo-Pasifik A.S.

Menurut Strategi Indo-Pasifik A.S., membangun kemampuan kolektif di dalam dan di sekitar kawasan ini meliputi:

  • Memperdalam lima aliansi perjanjian regional yang dimiliki A.S. dengan Australia, Jepang, Filipina, Korea Selatan, dan Thailand.
  • Memperkuat hubungan dengan mitra regional terkemuka, termasuk India, Indonesia, Malaysia, Mongolia, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, Vietnam, dan kepulauan Pasifik.
  • Berkontribusi pada ASEAN yang diberdayakan dan bersatu.
  • Memperkuat Quad dan memenuhi komitmennya.
  • Mendukung kepemimpinan regional dan kebangkitan berkelanjutan India.
  • Bermitra untuk membangun ketahanan di kepulauan Pasifik.
  • Menjalin hubungan di antara Indo-Pasifik dan Euro-Atlantik.
  • Memperluas kehadiran diplomatik A.S. di Indo-Pasifik, khususnya di Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik.

Di bawah pemerintahan Presiden A.S. Joe Biden, “Amerika Serikat bertekad untuk memperkuat posisi dan komitmen jangka panjang kita di Indo-Pasifik,” demikian menurut Strategi Indo-Pasifik A.S. “Dalam lanskap strategis yang berubah dengan cepat, kita menyadari bahwa kepentingan Amerika hanya dapat dimajukan jika kita menambatkan dengan kuat Amerika Serikat di Indo-Pasifik dan memperkuat kawasan itu sendiri, bersama dengan sekutu dan mitra terdekat kita.”

Akses Strategi Indo-Pasifik A.S. secara keseluruhan di https://www.whitehouse.gov/wp-content/uploads/2022/02/U.S.-Indo-Pacific-Strategy.pdf.

 

FOTO DIAMBIL DARI: ISTOCK

saham