MALAYSIA: Nilai tinggi untuk kampanye antipencucian uang

MALAYSIA: Nilai tinggi untuk kampanye antipencucian uang

Selagi Perdana Menteri Malaysia menghadapi pertanyaan sulit atas asal usul ratusan juta dolar yang ditransfer ke rekening banknya, negara itu telah secara tentatif menerima nilai yang baik bagi upaya antipencucian uangnya dari Satuan Tugas Aksi Keuangan (FATF) yang berbasis di Paris.

Badan global, yang memonitor cara negara-negara melawan aliran keuangan ilegal, melaporkan bahwa Malaysia membuat “kerangka kerja kebijakan yang tangguh” untuk memerangi pencucian uang, tetapi perlu lebih efektif dalam menarget pelanggaran berisiko tinggi dan lebih memperhatikan tindak pidana transnasional.

FATF menyatakan bahwa Malaysia memiliki undang-undang antipencucian uang terkini, “kerangka kerja sama antarlembaga yang terstruktur dengan baik,” menyebarkan “intelijen keuangan berkualitas baik” kepada lembaga penegak hukum, dan berhasil menyita aset untuk memerangi pengelakan pajak dan penyelundupan barang.

Akan tetapi FATF memberikan beberapa catatan mengenai kinerja Malaysia dan menyebutkan bahwa selagi aparatur untuk melakukan investigasi dan penuntutan pada umumnya dapat diandalkan, negara ini “membuat hasil minimal” dan “tidak menarget secara efektif pelanggaran berisiko tinggi.” FATF juga menyatakan bahwa, sampai saat ini, Malaysia belum menuntut kasus yang berkaitan dengan pendanaan terorisme.  Reuters

saham