Australia: Karang pemakan plastik di Great Barrier Reef menimbulkan kecemasan

DepartemenSeluruh Kawasan

Karang di Great Barrier Reef memakan puing-puing plastik kecil di laut yang menimbulkan kecemasan tentang dampak yang ditimbulkan fragmen yang tidak bisa dicerna terhadap kesehatan karang dan kehidupan laut lainnya.

Para ilmuwan menemukan bahwa ketika mereka menempatkan karang dari terumbu ke dalam air yang terkontaminasi plastik, kehidupan laut itu “memakan plastik dengan tingkat yang hanya sedikit lebih rendah dari tingkat normal pada saat memakan plankton laut,” demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Marine Biology.

“Jika polusi mikroplastik meningkat di Great Barrier Reef, karang bisa terpengaruh secara negatif karena rongga perut kecil mereka menjadi penuh plastik yang tidak dapat dicerna,” kata Mia Hoogenboom dari James Cook University di negara bagian Queensland. Mikroplastik didefinisikan sebagai partikel yang lebih kecil dari setengah sentimeter.

Para ilmuwan juga mengambil sampel perairan di dekat terumbu karang pesisir pantai di lokasi yang dicantumkan sebagai Warisan Dunia dan menemukan mikroplastik, termasuk polistirena dan polietilena.

Kesehatan terumbu karang sudah berada di bawah pengawasan ketat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Perubahan iklim, kualitas air yang buruk dari limpahan darat, perkembangan pesisir, dan penangkapan ikan, semua itu mengancam lokasi yang kaya akan keanekaragaman hayati ini.

Sebanyak 88 persen permukaan laut terbuka mengandung sampah plastik, demikian yang ditemukan oleh para ilmuwan. Potongan-potongan kecil — dari plastik yang diproduksi secara massal seperti mainan, tas, wadah makanan, dan peralatan — mengalir ke dalam laut melalui limpasan air hujan sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang efeknya pada kehidupan laut dan rantai makanan.  Agence France-Presse

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *