Korea Selatan membuka pintu pembicaraan dengan Korea Utara

Korea Selatan membuka pintu pembicaraan dengan Korea Utara

The Associated Press

Presiden Korea Selatan mengatakan pada November 2015 bahwa dia membuka pintu pembicaraan secara langsung dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un jika Korea Utara membuat kemajuan dalam meninggalkan ambisi bom nuklirnya.

Park Geun-hye mengatakan dalam jawaban tertulis atas pertanyaan yang diajukan oleh kantor berita lokal dan internasional bahwa “tidak ada alasan untuk tidak mengadakan KTT antar-Korea jika terobosan muncul dalam memecahkan masalah nuklir Korea Utara.”

“Hanya akan dimungkinkan apabila Korea Utara bersedia melakukan dialog proaktif dan tulus. Yang penting paling adalah ketulusan dan tekad untuk mewujudkan ucapan Korea Utara,” tulisnya.

Kedua Korea yang saling berseteru ini telah mengalami beberapa kemajuan positif selama masa jabatan Park, termasuk pembicaraan tingkat tinggi dan reuni beberapa keluarga yang terpisah oleh Perang Korea. Ada juga ketegangan yang tinggi, termasuk ancaman perang dan tulisan berbau diskriminasi gender secara rutin terhadap Park dari Korea Utara.

Korea Utara diyakini memiliki beberapa bom nuklir dan berupaya membuat rudal bersenjata nuklir yang bisa menghantam daratan A.S. Pembicaraan internasional yang bertujuan untuk membersihkan persenjataan nuklir Korea Utara diadakan terakhir kalinya pada akhir tahun 2008.

saham